Saturday, May 24, 2014

Download Film Waterworld (1995) Sub Indo




Synopsis :

Pada suatu waktu pada masa depan, es di kutub mencair, dan menaikkan permukaan laut, hingga Bumi hampir seluruh permukaannya tertutup oleh air. Manusia yang selamat telah melupakan masa lalu mereka. Beberapa mereka masih percaya di antara orang yang lain bahwa Dryland atau tanah yang kering masih ada. Para manusia yang selamat bisa diklasifikan menjadi empat yaitu : Smokers,Atoll Dwellers/Penghuni Atol, Kaum pengembara,dan Slaver. Cerita ini bermula ketika seorang pengembara (diperankan Kevin Costner) menukar tanah yang didapatnya untuk mendapat uang. Pengembara ini adalah manusia genetis yang mempunyai sirip dan insang, yang juga disebut "Ichthyo Sapiens", atau manusia ikan. Readmore Synopsis on Wikipedia »»

Download :

Movie | IDWS
Subtitle Indonesia | Waterworld

Wednesday, May 21, 2014

Ini Film Yang Nggak Lulus Sensor Tanyang Di Indonesia

Ini Film Yang Nggak Lulus Sensor Tanyang Di Indonesia
Film "Noah" (2014) karya Darren Aronofsky sedang menjadi bahan pembicaraan hangat karena tak hanya dilarang diputar di beberapa negara di Timur Tengah, film yang dibintangi oleh Russell Crowe dan Jennifer Connelly ini juga tidak akan dirilis di Indonesia. Lembaga Sensor Film memandang bahwa "Noah" mengandung unsur SARA yang dapat memancing kontroversi dan menimbulkan keresahan dalam masyarakat, sehingga akhirnya diputuskan film ini tidak bisa diputar di bioskop Indonesia.

"Noah" bukan satu-satunya film yang memancing reaksi keras dari badan sensor dan lembaga keagamaan. Ada banyak film yang juga pernah mengalami nasib serupa karena punya cerita yang berpotensi menyinggung agama tertentu. Film-film apa saja yang kehadirannya juga pernah dijegal di berbagai negara? Berikut adalah lima film dengan muatan agama yang pernah mendapat larangan pemutaran.

Monty Python's Life of Brian



"Monty Python's Life of Brian" yang dirilis tahun 1979 sudah pernah mendapat larangan pemutaran sampai berpuluh-puluh tahun di negara-negara seperti Inggris, Irlandia, dan Norwegia. Film komedi satir tentang sosok mesias ini secara kualitas sebenarnya dianggap sangat baik. Hanya saja, beberapa dekade yang lalu materi semacam ini dianggap sangat sensitif, sampai-sampai filmnya dianggap sebagai penghujatan - dan diprotes oleh para suster yang berdemo di depan bioskop yang memutar film ini.

"Life of Brian" sendiri bercerita mengenai kehidupan Brian, seorang pria yang lahir di sebelah kandang domba tempat Yesus dilahirkan. Melalui serangkaian kejadian konyol, Brian yang terseret keadaan tiba-tiba dianggap sebagai sosok juru selamat, sehingga nasibnya akhirnya berakhir di atas kayu salib. "Life of Brian" sebenarnya tak hanya membahas soal religi, filmnya juga berfungsi untuk menyindir film agama buatan studio besar, cara kerja politisi, sampai urusan serikat pekerja. Mereka yang sensitif mungkin masih menganggap bahwa film ini menghina agama. Tetapi, sebagai film, "Life of Brian" sudah dianggap sebagai salah satu film komedi paling bagus yang pernah dibuat sepanjang sejarah.

The Profit



Ada beberapa film yang sedikit menyentil Scientology, tetapi tidak ada yang sampai bernasib seperti "The Profit" (2001) yang mendapat larangan pemutaran di Amerika Serikat. Film yang ditulis dan disutradarai Peter N. Alexander ini bercerita mengenai sosok L. Conrad Powers yang mendirikan organisasi bernama Church of Scientific Spiritualism demi mendapatkan keuntungan.

Alexander sendiri menolak untuk membenarkan bahwa filmnya bercerita tentang L. Ron Hubbard dan menyebut bahwa filmnya dibuat berdasarkan tokoh fiksi buatannya sendiri. Tapi, tak perlu banyak riset untuk tahu bahwa "The Profit" memang parodi dari Church of Scientology. Alexander pun kabarnya merupakan mantan pengikut Scientology yang keluar di tahun 1997 setelah dirinya yakin bahwa organisasi tersebut merupakan tipuan.

"The Profit" yang diputar perdana di Festival Film Cannes 2001 dilarang untuk diputar di Amerika Serikat di bulan April 2002 atas perintah pengadilan, dan larangan tersebut baru dicabut tahun 2007. Tetapi, ini bukan berarti bahwa film ini akhirnya dapat didistribusikan. Sampai sekarang akses untuk menontonnya hampir tidak ada.

The Passion of the Christ



Meski sangat brutal dan tidak dibuat dalam bahasa Inggris, "The Passion of the Christ" (2004) masih menjadi film dengan rating R paling laris di Amerika Serikat sampai saat ini. Tetapi, di pasar internasional, nasibnya tidak seberuntung itu. Film besutan Mel Gibson ini dilarang untuk diputar di Arab Saudi, Bahrain, dan Kuwait. Sementara itu, di Malaysia film ini boleh diputar, tetapi hanya boleh disaksikan oleh penonton yang beragama Kristen. Banyak yang berpendapat bahwa sentimen anti-Semit dari film ini cukup kuat. Di Israel sendiri, "The Passion of the Christ" tidak punya larangan pemutaran. Meski demikian, film ini tidak hadir di bioskop setempat karena tidak ada yang mau mendistribusikannya.

The Matrix Reloaded



"The Matrix Reloaded" yang punya total pendapatan lebih dari 700 juta dolar Amerika Serikat adalah salah satu film paling laris di tahun 2003. Tetapi, orang-orang di Mesir tidak dapat menonton film ini karena dianggap menyinggung agama. Berdasarkan keputusan yang dibuat oleh 15 anggota komite sensor yang terdiri dari profesor, kritikus film, psikolog, dan penulis, film "The Matrix Reloaded" yang punya muatan tentang eksistensi dan penciptaan dianggap dapat menyinggung tiga agama sekaligus. Karena itu, untuk menghindari masalah dan menjaga ketentraman sosial, film ini dilarang diputar di Mesir. Di negara tersebut, film pertamanya sendiri, "The Matrix" (1999), dianggap mempromosikan Yahudi dan Zionisme. Tak heran, film keduanya ini dianggap sebagai materi kontroversial.

The Last Temptation of Christ



Dibandingkan semua film dalam daftar ini, "The Last Temptation of Christ" (1988) adalah film yang pemutarannya diiringi dengan reaksi paling keras. Film yang diadaptasi dari novel karya Nikos Kazantzakis ini bercerita mengenai kehidupan Yesus sebagai juru selamat yang selayaknya manusia, punya rasa takut, nafsu, dan keragu-raguan. Bagian yang paling kontroversial dari kisahnya adalah alternatif cerita di mana Yesus menyaksikan apa yang terjadi apabila dirinya tidak mati disalib dan memilih untuk hidup normal serta menikahi Mary Magdalene.

Film ini dilarang untuk diputar di banyak negara, seperti Turki, Filipina, Argentina, Meksiko, dan Singapura. Dalam masa rilisnya, insiden paling terkenal menyangkut film ini adalah perusakan bioskop Saint Michel di Paris. Kelompok Kristen fundamentalis di Perancis menyerang bioskop ini saat sedang memutar filmnya dengan melemparkan bom Molotov yang mencederai 13 orang, empat di antaranya mengalami luka bakar parah.

Orang-orang Jenius dari Indonesia yang Diperhitungkan Dunia

1.Prof. Nelson Tansu
images (1)
Pria kelahiran 20 Oktober 1977 ini adalah seorang jenius. Ia adalah pakar teknologi nano. Fokusnya adalah bidang eksperimen mengenai semikonduktor berstruktur nano. Teknologi nano adalah kunci bagi perkembangan sains dan rekayasa masa depan. Inovasi-inovasi teknologi Amerika, yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari seluruh orang di dunia, bertopang pada anak anak muda brilian semacam Nelson. Nelson, misalnya, mampu memberdayakan sinar laser dengan listrik superhemat. Sementara sinar laser biasanya perlu listrik 100 watt, di tangannya cuma perlu 1,5 watt. Pada usia yang belum 32 tahun, Nelson diangkat sebagai profesor di Universitas Lehigh. Itu setelah ia memecahkan rekor menjadi asisten profesor termuda sepanjang sejarah pantai timur di Amerika. Ia menjadi asisten profesor pada usia 25 tahun, sementara sebelumnya, Linus Pauling, penerima Nobel Kimia pada 1954, menjadi asisten profesor pada usia 26 tahun. Mudah bagi anak muda semacam Nelson ini bila ingin menjadi warga negara Amerika. Sampai kini ia getol merekrut mahasiswa Indonesia untuk melanjutkan riset S-2 dan S-3 di Lehigh. Ia masih memiliki ambisi untuk balik ke Indonesia dan menjadikan universitas di Indonesia sebagai universitas papan atas di Asia
2.Prof. Dr.-Ing. Dr. Sc. H.C. Mult. Bacharuddin Jusuf Habibie
images (2)
Lahir tanggal 25 Juni 1936 di Parepare, Sulawesi Selatan Indonesia. Setelah menyelesaikan kuliahnya dengan tekun selama lima tahun, B.J. Habibie memperoleh gelar Insinyur Diploma dengan predikat Cum Laude di Fakultas Teknik Mekanik Bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Udara. Kejeniusannya membawanya memperoleh Gelar Doktor Insinyiur di Fakultas Teknik Mekanik Bidang Desain dan Konstruksi Pesawat Udara dengan predikat Cum Laude tahun 1965.
B.J. Habibie memulai kariernya di Jerman sebagai Kepala Riset dan Pembangunan Analisa Struktur Hamburger Flugzeugbau Gmbh, Hamburg Jerman (1965-1969). Kepala Metode dan Teknologi Divisi Pesawat Terbang Komersial dan Militer MBB Gmbh, Hamburg dan Munchen (1969-1973). Wakil Presiden dan Direktur Teknologi MBB Gmbh Hambur dan Munchen (1973-1978), penasehat teknologi senior untuk Direktur MBB bidang luar negeri (1978). Pada tahun 1977 dia menyampaikan orasi jabatan guru besarnya tentang konstruksi pesawat terbang di ITB Bandung. Tergugah untuk melayani pembangunan bangsa, tahun 1974 B.J. Habibie kembali ke tanah air, ketika Presiden Soeharto memintanya untuk kembali. Dia memulai kariernya di tanah air sebagai Penasehat Pemerintah Indonesia pada bidang teknologi tinggi dan teknologi pesawat terbang yang langsung direspon oleh Presiden Republik Indonesia (1974-1978). Pada tahun 1978 dia diangkat sebagai Menteri Negara Riset dan Teknologi merangkap sebagai kepala BPPT. Dia memegang jabatan ini selama lima kali berturut-turut dalam kabinet pembangunan hingga tahun 1998.
Presiden B.J. Habibie memegang jabatan presiden selama 518 hari dan sukses menyelenggarakan Pemilu paling demokratis yang pernah ada yaitu Pemilu 1999. Prof. B.J. Habibie mempunyai medali dan tanda jasa nasional dan internasional, termasuk ‘Grand Officer De La Legium D’Honour, hadiah tertinggi dari Pemerintah Perancis atas konstribusinya dan pembangunan industri di Indonesia pada tahun 1997; ‘Das Grosskreuz’ medali tertinggi atas konstribusinya dalam hubungan Jerman-Indonesia tahun 1987; ‘Edward Warner Award, pemberian dari Dewan Eksekutif Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) pada tahun 1994; ‘Star of Honour ‘Lagran Cruz de la Orden del Merito Civil dari Raja Spanyol tahun 1987. Dia juga menerima gelar doktor kehormatan dari sejumlah universitas, seperti Institut Teknologi Cranfield, Inggris; Universitas Chungbuk Korea dan beberapa universitas lainnya.
Habibie terlibat dalam proyek perancangan dan desain pesawat terbang seperti Fokker 28, Kendaraan Militer Transall C-130, CN-235, N-250 dan N-2130. Dia juga termasuk perancang dan desainer yang jlimet Helikopter BO-105, Pesawat Tempur, beberapa missil dan proyek satelit.Banyak orang menganggap beliaulan orang tercerdas, terpintar yang pernah dimiliki Indonesia.
3.Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto
Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto
Prestasi membanggakan ditorehkan Profesor Dr. Ken Kawan Soetanto. Pria kelahiran Surabaya ini berhasil menggondol gelar profesor dan empat doktor dari sejumlah universitas di Jepang. Lebih hebatnya, puncak penghargaan akademis itu dicapainya pada usia 37 tahun. ia sudah mematenkan 31 penemuannya, 29 di Jepang, dua di AS, untuk bidang interdisipliner ilmu elektronika, kedokteran, dan farmasi.
Sebegitu terkenalnya Soetanto di Jepang sampai-sampai oleh mahasiswanya ia memiliki metode khusus mengajar yang diberi nama “Metode Soetanto” atau “Efek Soetanto”. Pada 1988-1993, dia tercatat sebagai direktur Clinical Education and Science Research Institute (CERSI) merangkap associate professor di Drexel University dan School Medicine at Thomas Jefferson University, Philadelphia, AS. Dia juga pernah tercatat sebagai profesor di Biomedical Engineering, Program University of Yokohama (TUY). Selain itu, pria kelahiran 1951 tersebut saat ini masih terdaftar sebagai prosefor di almameternya, School of International Liberal Studies (SILS) Waseda University, serta profesor tamu di Venice International University, Italia.
Otak arek Suroboyo itu memang brilian. Dia berhasil menggabungkan empat disiplin ilmu berbeda. Hal tersebut terungkap dari empat gelar doktor yang diperolehnya. Yakni, bidang applied electronic engineering di Tokyo Institute of Technology, medical science dari Tohoku University, dan pharmacy science di Science University of Tokyo. Yang terakhir adalah doktor bidang ilmu pendidikan di almamater sekaligus tempatnya mengajar, Waseda University. “Sistem pendidikan di sini (Indonesia) sudah tertinggal jauh”. Satu penemuannya bernama NEDO (The New Energy and Industrial Technology Development Organization) memberinya penghormatan sebagai penelitian puncak di Jepang dalam rentang 20 tahun, 1987-2007.

Tuesday, May 20, 2014

10 Film Animasi Terbaik Sepanjang Masa

Film animasi adalah salah satu terobosan terbaik dalam dunia perfilman. Film animasi kini banyak diminati oleh kalangan pecinta film, baik anak-anak, remaja maupun dewasa. Film-film animasi merupakan rangkaian gambar bergerak hasil olahan komputer, baik gambar 2D (berupa kartun) atau animasi 3D. Dengan film animasi memungkinkan sutradara film untuk membuat ide cerita yang tidak bisa diperankan oleh manusia. Hal ini tentu akan membuat film menjadi lebih menarik untuk ditonton. Sejak dahulu, ada beberapa film animasi terbaik yang muncul di bioskop. Beberapa perusahaan film Hollywood yang memproduksi film animasi seperti Disney, Pixar atau DreamWorks tak henti-hentinya membuat gebrakan baru dalam dunia film kartun dan animasi. 

Dari banyaknya film animasi yang telah beredar, ada beberapa film animasi yang bisa dikategorikan yang terbaik, yang sukses menyedot banyak penonton dan meraih beragam penghargaan, seperti Oscar atau Academy Award. Selain itu, beberapa film animasi terbaik dunia tersebut memiliki jalan cerita, kualitas grafis 3D, konsep tokoh dan karakter yang bagus dan berkualitas.

Daftar 10 Film Animasi Terbaik dan Terpopuler di Dunia Sepanjang Masa :


1. Wall-E

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa
Di posisi pertama film animasi terbaik di dunia ada film Wall-E. Film ini sering dinobatkan sebagai film animasi terbaik oleh berbagai situs film ternama dunia. Overall film ini memang layak disebut sebagai masterpiece film animasi. Dengan storyline yang baik serta konsep yang memukau, film ini juga mengandalkan body language dengan hanya sedikit dialog saja sehingga tampak lebih hidup. Bahkan ada bagian 45 menit tanpa dialog, namun justru disitulah kelebihan film Wall-E. Film ini juga menyimpan sisi romantis. Tak heran jika film ini menjadi film animasi terbaik yang pernah dibuat oleh manusia, dan juga menjadi salah satu film terbaik dunia sepanjang masa secara keseluruhan.


2. Toy Story Series

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa/

Film Toy Story mencatat sejarah saat pertama dirilis tahun 1995 sebagai film animasi pertama yang 100 persen pembuatannya menggunakan teknologi komputer. Film ini kemudian sukses hingga dibuat sekuelnya, yaitu Toy Story 2 (1997) dan Toy Story 3 (2010). Toy Story Series sendiri menceritakan tentang kisah mainan-mainan yang ternyata bisa hidup dan bergerak saat tidak dilihat oleh manusia.

3. Up

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Film animasi keluaran Pixar tahun 2009. Up merupakan film animasi yang memiliki konsep yang terbilang unik. Film ini bercerita tentang seorang kakek bernama Carl dan seorang bocah pramuka bernama Russell yang berpetualang di sebuah rumah terbang. Up akan menghadirkan sesuatu yang tidak ada di film-film lain. Perbedaan karakter kedua tokoh utama juga menjadi daya tarik film ini.


4. How to Train Your Dragon

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

How to Train Your Dragon mendapat sambutan positif sebagai salah satu film animasi berkualitas. Film keluaran Dream Works ini dirilis pada tahun 2010 lalu dan menceritakan tentang bangsa Viking yang hidup dengan memerangi dan membunuh naga. Namun seorang ada seorang anak bernama Hiccup yang justru malah memelihara dan berteman dengan naga jenis Night Fury, yang konon merupakan naga paling berbahaya. How To Train Your Dragon juga memunculkan gambar dan grafik animasi yang halus serta menyajikan ketegangan di bagian akhir film. Film ini juga dibuat sekuelnya di tahun 2014 ini dan akan menjadi salah satu film yang tayang di bioskop 2014.


5. Finding Nemo

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Finding Nemo merupakan salah trendsetter film animasi 3D di era modern. Film ini menceritakan kisah petualang ikan badut bernama Marlin dan seorang ikan bernama Dory untuk mencari anak Marlin yang bernama Nemo. Mereka lalu menempuh perjalanan di laut lepas lebih dari 1500 mil untuk menyelamatkan Nemo. Film ini sangat sukses hingga menjadi salah satu film animasi yang paling populer. Rencananya Finding Nemo juga akan dibuat sekuelnya berjudul Finding Dory.


6. Wreck-It Ralph

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Film Wreck-It Ralph ini merupakan film animasi 3D yang dirilis tahun 2013 lalu. FIlm Wreck-It Ralph bercerita tentang kehidupan para tokoh game yang ada di dalam video game arcade. Masalah kemudian muncul ketika ada tokoh video game yang melawan sistem untuk menguasai seluruh game arcade yang ada. Film ini memiliki jalan cerita yang unik dan menarik. Selain itu, beberapa tokoh game asli yang populer di era 90-an, seperti Sonic, Pacman atau Street Fighter juga muncul dan ambil bagian dalam film ini.


7. Ratatoullie

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Film animasi terbaik berikutnya adalah Ratatoullie. Film ini pertama tayang di tahun 2008 lalu. Ratatoullie bercerita tentang tikus yang bercita-cita menjadi koki. Melalui sebuah kondisi yang tak terduga, ia lalu berkejasama dengan seorang pemuda pewaris restoran terkenal untuk mewujudkan cita-citanya tersebut. Ratatoullie banyak dipuji karena menghadirkan sesuatu yang unik dan berbeda dari alur ceritanya.


8. Monster Inc.

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Film Monster Inc. dirilis tahun 2001 dan dibuat sekuelnya berjudul Monster University tahun 2013 lalu. Film ini bercerita tentang kehidupan di Monster City, di mana kota tersebut mengandalkan jeritan anak manusia untuk memenuhi energi di seluruh kota. Cerita kemudian berpusat pada dua monster bernama Jake Sullivan dan Mike Wazawski yang secara tak sengaja menemukan seorang anak manusia yang tersesat di Monster City. 


9. Despicable Me Series

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Despicable Me merupakan film animasi keluaran Universal Studio ini dirilis pada tahun 2010 dan dibuat sekuelnya di tahun 2013 lalu. Despicable Me menyajikan komedi yang bakal membuat penonton tertawa. Film ini juga menjadi populer karena adanya para minion kuning yang kerap bertingkah konyol. Minion-minion ini rencananya juga akan dbuatkan film sendiri di tahun 2014 dengan judul Despicable Me : Minions.
10. Tangled

10 Film Animasi Terbaik Dunia Sepanjang Masa

Film animasi Tangled merupakan film animasi yang dirilis tahun 2010. Film ini mengadaptasi kisah Rapunzel, namun tentu dengan banyak perubahan dan dikemas menjadi film yang lebih menarik. Tangled banyak dipuji karena mampu menyajikan sosok seorang Rapunzel menjadi lebih hidup dan lebih menarik untuk ditonton.

Itulah informasi update tentang daftar 10 film animasi terbaik dan terpopuler dunia sepanjang masa versi CepatLambat. Film-film animasi tersebut sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, baik dari segi cerita maupun grafis animasinya. Di tahun 2014 ini juga ada beberapa film animasi yang akan tayang dan masuk dalam jajaran film bioskop terbaru 2014 yang layak ditonton. Semoga list tersebut bermanfaat. Jika punya pendapat lain, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Pendidikan sebagai Proses Belajar Bukan Hanya Bersekolah

http://www.mapsekolah.karimunkab.go.id/slide/baca.php?filename=9
Paradigma yang berkembang selama ini seringkali membatasi pemahaman kita tentang makna pendidikan hanya sebatas pendidikan formal, yang identik dengan kegiatan di dalam sekolah dengan kurikulum dan metode yang belum tentu sesuai dengan tumbuh kembang anak. Anak sebagai subyek pendidikan seringkali hanya dipandang sebagai obyek yang harus mengikuti apa yang telah ditentukan tanpa ditelaah terlebih dahulu apakah bentuk pendidikan tersebut yang dibutuhkan anak dan dapat membantunya menempuh seluruh fase kehidupannya secara optimal. Semua bidang studi yang diajarkan di sekolah belum tentu dapat memberikan keterampilan hidup (life skills) yang lebih diperlukan untuk mengatasi segala persoalan yang akan ia hadapi, terutama saat ia telah tumbuh dewasa dan dituntut untuk hidup mandiri tanpa bantuan dari orangtua.
Banyak anak yang pandai di kelas dan selalu langganan juara saat bersekolah, namun harus tertatih-tatih meniti kehidupan, di saat teman-temannya yang dulu biasa-biasa saja di sekolah malah lebih sukses daripada dirinya. Sebab, mempunyai anak cerdas dengan predikat juara di kelas atau hebat secara akademis dengan nilai-nilai bagus di semua bidang studi sepertinya menjadi tujuan utama orangtua dalam menentukan pendidikan untuk anaknya sehingga menjadikan pendidikan formal seperti sekolah sebagai satu-satunya tempat yang bisa memberikan pendidikan bagi anaknya tanpa memperhitungkan kemungkinan pendidikan dalam bentuk lain yang bisa jadi lebih mendukung anaknya untuk meraih kesuksesan.
Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Dianggap Sebagai Sarana Menciptakan Si Jenius
Beragam cara pun ditempuh orangtua agar anak bisa menjadi cerdas bahkan sejak usia dini. Istilah periode emas anak yang sering didengungkan pada akhir-akhir ini, memang bisa memberikan dampak positif sebab membuat banyak orangtua menyadari perlunya memberikan rangsangan yang optimal pada anak sejak usia dini. Mulai dari pemberian nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan fisik anak sampai dengan mengikutsertakan anak dalam sekolah-sekolah untuk anak usia dini yang tumbuh menjamur belakangan ini di Indonesia.  Namun, pada kenyataannya Playgroup (PG) atau Kelompok Bermain (KB), tidak selalu menjadi tempat yang menyenangkan lagi bagi anak. Sebab, Pendidikan Anak Usia Dini yang dimaksudkan agar anak usia dini dapat menumbuhkan dan mengembangkan potensi sesuai dengan tahapan usianya sehingga bisa lebih siap dalam mengikuti pendidikan selanjutnya, pada kenyataannya malah sering membuat anak berada dalam situasi yang tidak nyaman, bahkan terampas haknya untuk menikmati masa-masa bermain.
KB yang seharusnya menjadi tempat bagi anak-anak untuk berkumpul dengan sebayanya sebagai sarana untuk belajar bersosialisasi, menumbuhkan empati dengan belajar tentang berbagi dan saling membantu, belajar mewujudkan tujuan bersama dengan bekerja sama, dan pengalaman belajar lainnya yang bisa mengembangkan semua aspek dalam diri anak, ternyata pada prakteknya lebih banyak diartikan sebagai tempat untuk menjadikan anak “pintar” dan tampak jenius sejak dini. Orangtua akan lebih bangga bila anaknya bisa menyebutkan angka-angka daripada menghargai anaknya yang mau berbagi mainan dengan temannya. Lalu akan menjejali anak dengan berbagai buku atau alat peraga lainnya yang menjanjikan anak bisa membaca sejak bayi, serta menyerbu sekolah-sekolah yang mengklaim siap menjadikan anak balita bahkan batita menjadi cerdas dan tidak ragu merogoh kocek dalam-dalam untuk masuk ke sekolah favorit yang menyediakan berbagai fasilitas.
Bahkan di Taman Kanak-kanak (TK) yang seharusnya menjadi sarana yang menghibur bagi anak untuk mengenali minat dan potensinya, memupuk keberanian dan rasa percaya diri serta mengeksplorasi hal-hal di sekitarnya berubah menjadi tempat untuk menjejali otaknya dengan segala bentuk metode agar bisa membaca, menulis dan berhitung (calistung). Tidak cukup dengan itu, bila di kelasnya si anak dianggap belum bisa mengikuti pelajaran, anak akan diikutkan les calistung di luar jam sekolahnya. Bagaimana anak bisa memiliki kesempatan untuk mengembangkan daya imajinasi dan kreativitasnya bila yang difokuskan untuknya adalah kemampuan yang seharusnya baru dipelajari saat anak sudah siap secara kognitif saat di usia SD?
Hal ini mungkin juga terpaksa diterapkan oleh sekolah TK karena banyak SD yang memberlakukan tes calistung pada calon-calon siswa yang mendaftar masuk. Sungguh ironis dan sangat menggelisahkan bila SD yang seharusnya mengajarkan hal-hal yang mendasar malah “menyingkirkan” anak-anak seharusnya diajari dari tidak bisa menjadi bisa. Lalu dimanakah peran sekolah sebagai institusi pendidikan yang mempunyai tanggung jawab mencerdaskan anak-anak bangsa? Sekolah yang hebat bukanlah sekolah yang bisa meluluskan murid-murid yang sudah “pintar” dari sebelumnya. Namun, sekolah yang hebat adalah sekolah yang mampu membantu dan memotivasi anak dari tidak mampu menjadi mampu, dan dari tidak mau menjadi bersemangat tinggi untuk meraih ilmu.
Komersialisasi dan Marjinalisasi Pendidikan yang Merampas Hak Anak untuk Belajar
Tidak bisa dipungkiri, peran pemerintah yang kurang mampu mengawal prosesnya, menyebabkan pendidikan di Indonesia masuk dalam komersialisasi pendidikan. Pemerintah dianggap tidak mampu menyediakan sekolah dengan mutu pendidikan yang berkualitas sehingga memunculkan inisiatif dari banyak pihak (swasta) untuk berlomba-lomba menawarkan sekolah dengan berbagai fasilitas dan metode yang diklaim efektif untuk mencetak anak menjadi anak yang cerdas, kreatif dan kriteria idaman lainnya, tentu dengan biaya yang selangit yang bisa dinikmati oleh sebagian anak yang orangtuanya mampu.
Lalu bagaimana dengan nasib anak-anak dari saudara kita sebangsa dan setanah air yang kurang beruntung? Mereka harus puas belajar di sekolah-sekolah yang mungkin jauh dari kata layak. Bersekolah dengan taruhan nyawa karena tidak tahu sampai kapan bangunan bisa bertahan dan tidak menimpa mereka. Begitu juga dengan mereka yang harus menumpang di musola kampung atau emperan rumah warga. Belum lagi anak-anak yang bahkan tidak pernah mengenyam pendidikan karena tinggal di pedalaman atau harus ikut membanting tulang bersama orangtuanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Terlebih sistem pendidikan di Indonesia yang lebih mengartikan pendidikan sebagai sekolah bukan sebagai proses belajar sehingga membuat anak-anak yang tidak bersekolah sebagai anak yang tidak berpendidikan dan terbatasi kesempatannya untuk meraih masa depan yang lebih baik hanya karena tidak mempunyai ijazah. Padahal kemampuan orang tidak hanya terukur melalui angka-angka yang tertera pada selembar kertas yang melegalkan seseorang telah lulus dari jenjang pendidikan formalnya saja.
Tanpa bermaksud mengesampingkan pentingnya bersekolah, namun sebenarnya pendidikan bisa didapatkan dari mana saja sepanjang hayat manusia. Sebab, setiap pengalaman yang memiliki efek normatif atau tindakan pada dasarnya bisa dianggap sebagai pendidikan. Sejak dalam kandungan pun, sebenarnya orangtua, terutama ibu, secara sadar atau tidak sadar telah mendidik anaknya. Dari makanan yang dikonsumsi, kata-kata yang diucapkan, tindakan atau perilaku yang biasa dilakukan, akan membentuk dan mewarnai selera, pola pikir dan kebiasaan-kebiasaan yang akan dikembangkan anak di kemudian hari. Karena itu pada sebagian orang, pengalaman yang ditemui dalam kehidupan sehari-sehari dianggap lebih berarti daripada pendidikan formal.
Bila kemudian ada anggapan bahwa semakin lama anak bersekolah akan membuat anak semakin pintar, bisa jadi kurang tepat jika mencermati sistem pendidikan di Indonesia saat ini. Kurikulum yang memuat materi yang begitu padat sehingga sangat menyita waktu dan energi anak-anak. Serangkaian tugas sekolah yang memaksa anak berkutat dengan pelajarannya yang bila tidak diselesaikan akan ada sanksi atau hukuman baik dari sekolah maupun dari orangtua sehingga tidak memberikan ruang bagi anak untuk mengeksplorasi hal-hal lain yang mungkin menarik minatnya yang bisa jadi malah merupakan potensi utama dalam diri anak. Kondisi seperti ini bukan tidak mungkin menjadi sumber penyebab banyak permasalahan remaja, seperti kenakalan dan kriminalitias remaja. Sebab tuntutan yang besar dari sekolah dan orangtua agar berprestasi secara akademis bisa memunculkan kecenderungan frustasi dari anak yang akhirnya membuat anak memilih melampiaskan ketidaknyamanan batin yang dirasakannya pada kegiatan-kegiatan yang negatif bahkan destruktif. Ditambah dengan ketidakmampuan para pendidik dan orangtua untuk menjadi “teman” yang memahami jiwa anak dan remaja seringkali mendorong mereka mencari teman lain saat mengalami suatu permasalahan. Sedangkan teman tersebut belum tentu mampu memberikan solusi yang benar bahkan tidak tertutup kemungkinan malah mengajak anak untuk terjerumus ke dalam perbuatan yang salah.
Proses belajar yang seharusnya bisa terjadi dimana saja, menjadi terbatas dalam gedung sekolah dengan situasi anak mendengarkan guru sebagai satu-satunya sumber pengetahuan yang benar dan tidak terbantahkan. Tanpa memberi kesempatan dan ruang dialog bagi murid untuk berdiskusi apalagi mendebat bila ada ketidaksesuaian antara yang disampaikan guru dengan pemahaman anak. Bagaimana mungkin akan lahir generasi-generasi bervisi pemimpin yang mampu menjawab segala tantangan jaman bila anak hampir tidak pernah dihadapkan pada permasalahan-permasalahan yang riil bila hanya berkutat pada hal-hal yang mungkin tidak akan pernah ditanyakan saat melamar kerja apalagi untuk menciptakan lapangan pekerjaan?
Ijazah Bukan Jaminan Kesuksesan
Akan sangat menjerumuskan bila anak dianggap hanya akan sukses bila nilai-nilainya bagus dalam setiap mata pelajarannya. Bukan berarti anak harus berhenti sekolah, namun banyak tokoh dunia yang menyerah pada rutinitas perkuliahan dan memutuskan untuk mengeksplorasi kemampuannya dan berguru pada kehidupan sehingga bisa sukses bahkan memberikan manfaat yang besar pada kehidupan. Seperti Bill Gates yang memutuskan keluar dari kampus dan mendirikan Microsoft bersama Paul Allen. Ada Tiger Wood yang memilih menekuni hobinya bermain golf sehingga mengantarkannya menjadi juara dunia daripada meneruskan kuliahnya. Sedangkan Steve Jobs adalah salah satu contoh orang yang awalnya kurang beruntung karena tidak bisa meneruskan kuliahnya disebabkan masalah finansial keluarga. Tapi dengan tekad dan kegigihannya, Steve Jobs menjadi salah satu orang yang memberi kontribusi yang besar pada dunia yang dengan kemampuannya memungkinkan kita menikmati kecanggihan iPad dan iPhone, sebagai salah satu dari sekian banyak inovasinya.
Dalam situsnya, Ciputraentrepreneurship menampilkan wawancara yang cukup menarik antara New York Times dengan Laszlo Bock, pimpinan operasional Google mengenai sistem perekrutan karyawan di Google. Ternyata, Google memilih untuk menghindari lulusan top dengan nilai terbaik untuk menjadi karyawan dengan alasan mereka yang biasanya lulusan dengan predikat terbaik dianggap tidak memiliki “kerendahan hati intelektual” karena dididik untuk mengandalkan bakat mereka sehingga kurang mampu beradaptasi saat terjun ke dunia kerja. Orang-orang dengan bakat jenius dianggap cenderung berpikir saat ia sukses karena ia jenius namun saat gagal ia akan menyalahkan orang lain atau hal-hal lain di luar dirinya. Menurut Bock, orang yang sukses tanpa mengenyam pendidikan formal adalah orang-orang yang luar biasa. Sebab, baginya kemampuan untuk belajar adalah hal yang lebih penting daripada tingkat kecerdasan, gelar akademik mapun ijazah dengan banyak nilai A.
Tugas Pemerintah
Sebagai pihak yang menyelenggarakan pendidikan, pemerintah sudah seharusnya secepatnya bergerak untuk membenahi segala tantangan permasalahan pendidikan di Indonesia yang begitu banyak sehingga menempatkan Indonesia dalam ranking yang sama sekali tidak membanggakan di dunia dalam masalah pendidikan. Bisa dimulai dari menjauhkan bahkan memisahkan pendidikan dari dunia politik sehingga posisi-posisi strategis dalam kewenangan pendidikan dapat diisi dengan orang-orang yang benar-benar kompeten dan mempunyai visi yang bagus dalam memajukan pendidikan Indonesia.
Akan sangat menentukan bila orang-orang yang dipilih adalah orang-orang yang sudah mempunyai peran dan karya nyata sebelumnya yang rela mengerahkan segenap upaya dan kemampuannya dalam bidang pendidikan yang juga memberikan kesempatan pada banyak kalangan yang tidak beruntung untuk bisa menikmati pendidikan. Bukan dari parpol atau golongan tertentu yang mungkin hanya akan mewakili kepentingan kelompok tertentu dalam kebijakan dan pengelolaan anggaran pendidikan.
Dengan sistem yang menjauhkan pendidikan dari kepentingan-kepentingan lain, diharapkan orang-orang yang berwenang dapat dengan bebas membuat kebijakan-kebijakan yang sepenuhnya didasarkan pada kepentingan dunia pendidikan di Indonesia. Anggaran dapat sepenuhnya dikelola untuk kemajuan pendidikan dengan membangun sarana, prasarana dan fasilitas yang bisa meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia. Pemerataan pendidikan sebagai hak seluruh warga negara Indonesia dapat diakses oleh setiap anak di negara ini. Para orangtua dan anak bisa merasa tenang tanpa rasa was-was karena dapat bersekolah di dalam gedung dan bangunan penunjang pendidikan yang layak dan aman untuk anak di seluruh wilayah Indonesia.
Mutu guru sebagai ujung tombak pendidikan yang menentukan kualitas anak-anak sebagai generasi penerus bangsa juga perlu mendapatkan perhatian yang sangat serius dari pemerintah. Hal ini bisa diwujudkan bila pemerintah bisa menyelenggarakan suatu sistem pendidikan yang baik untuk para calon guru. Sebab, akan sulit bagi seorang guru bisa mendidik anak dengan baik, bila ia sendiri tidak mendapatkan pendidikan yang baik.
Dibutuhkan satu institusi khusus semisal sekolah kedinasan untuk guru dengan sistem perekrutan yang baik, sehingga bisa didapatkan calon guru yang mempunyai kriteria-kriteria yang memenuhi syarat untuk menjadi guru yang berkualitas. Bila selama ini kebanyakan orang memilih bekerja sebagai guru bukan sebagai profesi idaman, sehingga saat menjadi guru pun dia tidak bisa memiliki passion yang kuat untuk menjadi fasilitator belajar yang baik bagi anak. Perekrutan yang melalui serangkaian tes seperti halnya sekolah kedinasan yang lain, akan memungkinkan terjaringnya SDM yang benar-benar memiliki kompetensi dan motivasi yang tinggi untuk menjadi guru. Bukan orang-orang “salah jurusan” yang pada akhirnya menganggap tugas guru hanyalah mengajar, bukan mendidik dan mengelola anak-anak yang telah dipercayakan padanya untuk dibimbing dan difasilitasi menjadi pribadi yang mandiri dan menikmati proses belajar mengajar bersamanya sehingga dapat tercapai tujuan pendidikan bersama. Dengan ditempatkan dalam satu institusi, maka diharapkan penyelenggara pendidikan dapat mengontrol mutu dan kualitas lulusan guru.
Selain itu, sekolah kedinasan tersebut diharapkan disertai dengan jaminan pengangkatan lulusannya sebagai pegawai negeri serta jenjang karir yang jelas sehingga bisa memberikan rasa tenang kepada guru saat menjalankan tugasnya karena ada kepastian dari pemerintah. Sebab, anggapan bahwa guru bukanlah profesi yang menjanjikan dalam segi ekonomi juga menjadi faktor penyebab banyak SDM yang berkualitas kurang berminat berprofesi sebagai guru. Dengan ikatan dinas, pemerintah juga dapat melakukan pemerataan penyebaran guru-guru yang bermutu ke seluruh wilayah Indonesia.
Sikap Yang Perlu Dikembangkan
Sebagai orangtua dan pendidik, akan sangat mendukung anak bila memiliki pemahaman bahwa pendidikan adalah proses belajar yang seharusnya membuat anak bisa mengeksplorasi kemampuan dan hal-hal baru disekitarnya agar mempunyai banyak pengetahuan dan pengalaman yang membantunya menjalani kehidupan. Memahami tahapan perkembangan anak juga dapat membantu mengembangkan semua aspek pada diri anak dengan cara yang tepat sehingga anak dapat menikmati proses belajarnya dengan nyaman tanpa paksaan apalagi ancaman sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sesuai dengan tahapan usianya.
Sekolah hendaknya dipandang sebagai tempat yang memfasilitasi proses tersebut agar lebih terarah dan orangtua memiliki partner dalam membimbing dan memberikan stimulasi bagi anak dalam mengenali dan mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. Bukan sebagai satu-satunya tempat anak untuk belajar lalu diartikan anak yang belajar adalah anak yang duduk di kursi dan menulis di mejanya saja. Karena proses pembelajaran sebenarnya bisa didapatkan anak dari manapun dan dari siapa saja yang kemudian menjadi tugas orangtua dan para pendidik membantu anak untuk mengolah input yang dia dapatkan menjadi hal yang positif dalam proses belajarnya.(*fay)

7 Jenis Sayuran yang cocok untuk penderita diabetes

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa jenis sayuran yang berkhasiat menurunkan kadar gula darah. Berikut ini 7 jenis sayuran yang cocok untuk penderita diabetes.

Labu Kuning

Labu kuning lebih dikenal dengan sebutan labu atau waluh merupakan asli indonesia. Labu kuning mengandung karotenid ataubeta karoten,vitamin A dan C, mineral , lemak, serta karbohidrat. Adanya beta karoten labu kuning biasa digunakan untuk mencegah penyakit degeneratif, seperti diabetes dan jantung koroner.

Labu Bligo

labu bligo mempunyai penampilan yang unik. Sayuran yang satu ini kaya zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Kandungan vitamin C dan serat yang tinggi dalam labu bligo dapat mencegah terjadinya peradangan pemicu penyakit diabetes melitus.

Buncis

Sayuran yang enak dinikmati sebagai lalapan ini juga berkhasiat mencegah dan mengobati diabetes. Zat dalam buncis yang sangat berperasn dalam mencegah dan mengobati diabetes adalah B-sitosterol dan stigmasterol. Dengan bantuan kedua zat ini pankreas dapat terangsang untuk memproduksi insulin.

Ashitaba

Ashitaba merupakan tanaman asli jepang yang dikenal sebagai raja sayuran. Konon cerita orang jepang merupakan tanaman untuk panjang umur dan dicari cari oleh kaisar pertama cina dari dinasti Chin. Kandungan beta karoten ashitaba lebih tinggi dari sayuran yang lain.

Bayam merah

daun bayam merah kaya dengan nutrisi salah satunya zat besi yang diperlukan tubuh untuk merangsang pembentlukan sel sel darah merah. Dengan kandungan serat yang tinggi dapat menurunkan kolesterol dan gula darah , melancarkan peredaran darah dan menurunkan tekanan darah yang berlebihan.

Cabai

Mengonsumsi cabai merah dapat berkhasiat sebagai tonik, stimulan kuat untuk jantung dan aliran darah. Mengatasi diabetes skomakik. Dan untuk caberawit berkhasiat mengurangi penggumpalan darah, menurunkan kadar kolesterol.

sumber:

http://makananuntukpenderitadiabetes.blogdetik.com/7-jenis-sayuran-yang-cocok-untuk-penderita-diabete

10 Hewan Langka Asli Indonesia

Indonesia terkenal dengan kekayaan flora dan fauna. Termasuk flora dan fauna langka juga terdapat di Indonesia. Sudah menjadi penyakit kronis di negara-negara berkembang terjadi perburuan hewan-hewan langka. Masalahnya klasik, ekonomi.Di pasar luar negeri, karena memang langka, harga jual hewan-hewan ini menyilaukan mata para pemburu. Untuk itulah Indonesia membuat suatu undang-undang yang mengatur hewan langka yang dilindungi di indonesia. 
1. Orang Utan (latin : Pongo Pygmaeus) 
Ciri khas hewan langka ini ialah mempunyai rambut yang begitu panjang dibandingkan jenis kera lain. Buah-buahan adalah makanan utama dan juga kesukaannya. Di indonesia, wilayah penyebarannya adalah dataran rendah juga hutan hujan tropis di pulau Kalimantan.
Orang Utan
2. Badak Bercula Satu (latin : Rhinoceras Sundaicus)
Adalah salah satu hewan langka khas indonesia. Walau sekarang sudah tidak banyak, hanya sekitar 50 ekor saja dapat ditemukan di hutan ujung kulon. Merupakan hewan herbivora pemakan daun-daunan.
Badak Bercula Satu (Rhinoceras Sundaicus) 
3. Badak bercula Dua (latin : Dicerorhinus Sumatrensis)
Hampir mirip dengan badak bercula satu hanya cula dibagian depan yang berjumlah dua. Hanya ditemukan di wilayah Sumatera.
Badak bercula Dua (Dicerorhinus Sumatrensis) 
4. Musang Congkok (latin : Prionodon Linsang)
Dengan berat mencapai 5 kg dan mempunyai panjang sekitar 71 cm hewan ini cukup gesit untuk memanjat pepohonan. Di temukan di wilayah pegunungan Aceh dan Sumatera Barat. Mamalia kecil dan beberapa jenis serangga adalah makanan kesukaannya.
Musang Cangkok (Prionodon Linsang) 
5. Singapuar (latin : Tarsius Bancanus)
Dijuluki sebagai primata terkecil di dunia. Mempunyai berat tubuh antara 80 – 140 gram dan panjang cuma 12 – 15 cm cukup layak bila disebut primata terkecil. Walaupun mempunyai sepasang mata yang besar yang ukurannya melebihi volume otaknya tapi hanya dapat digunakan pada malam hari saja. Mirip dengan burung hantu. Kepulauan Riau, kepulauan kalimantan dan sumatera bagian selatan juga tenggara adalah habitat aslinya.
Singapuar (Tarsius Bancanus) 
6. Ikan Belida (latin : Notopetrus Chitala)
Dengan panjang tubuh mencapai 87, 5 cm dan berat tubuh dapat mencapai 1 kg, cukup besar untuk ukuran ikan air tawar. Bentuk tubuhnya seperti pisau dan makanan kesukaannya adalah ikan-ikan kecil juga udang. Perairan air tawar di wilayah jawa dan kalimantan merupakan habitat aslinya.
Ikan Belida (Notopetrus Chitala) 
7. Harimau Sumatera ( latin : Panthera Tigris Sumatrae)
Memprihatinkan karena jumlah semua harimau sumatera hanya tinggal sekitar 500 ekor. Penebangan hutan yang serampangan dan perburuan liar dituding sebagai penyebab langkanya harimau ini. Hanya terdapat di hutan sumatera.
Harimau Sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) 
8. Anoa ( latin : Bubalus Depressicornis)
Sekilas lebih mirip kambing dengan ukuran yang besar. Yang membedakan dengan kambing selain ukuran tubuhnya yang besar adalah adanya tanduk runcing yang mencapai 30 cm panjangnya. Adalah termasuk mamalia yang mempunyai kuku genap. Mempunyai habitat asli di wilayah sulawesi.
Anoa (Bubalus Depressicornis) 
9. Burung Elang Jawa ( latin : Spizaetus Bartelsi)
Mempunyai bentuk yang gagah, sayang populasinya hanya tinggal 250 ekor saja. Tersebar hampir merata di sekitar hutan di pulau jawa seperti di gunung slamet, gunung salak, gunung anjasmoro, gunung kawi, taman nasional baluran, taman nasional alas purwo taman nasional gunung halimun, taman nasional gede pangrango dan taman nasional muara betiri.
Burung Elang Jawa (Spizaetus Bartelsi) 
10. Babirusa (latin : babyrousa babyrussa)
Buah-buahan, tumbuh-tumbuhan, jamur dan dedaunan merupakan makanan yang biasa disantap sehari-hari. Mempunyai taring yang mencuat keluar sebagai tameng mata dari duri dan rotan ketika mereka mencari makan. Habitatnya meliputi pulau sulawesi, kepulauan maluku dan sekitarnya.
Babirusa (Babyrousa Babyrussa)

itulah 10 Hewan Langka Asli Indonesia dan penjelasannya yang dikutip dari berjambang.blogspot.com

Template by : kendhin x-template.blogspot.com